Jumat, 15 Februari 2019

Ep.3 || Belajar bahasa ~ isim Dhomir

Assalamualaikum sobat..

Gimana kabar kalian? Semoga sehat selalu ya.. dan semoga selalu diberi kemudahan dalam tiap-tiap urusannya.

Kali ini aku mau lanjut nulis tentang qawaid bahasa arab lagi nih. Setelah kemarin aku coba jelasin mengenai konsep dasar di episode pertama, juga tentang kalimah, jumlah dan faqrah di episode kedua. Sekarang aku mau coba jelasin tentang yang namanya ضمير (dhomir) atau dalam bahasa Indonesia disebut kata ganti.

Oke., pertama-tama aku mau pastiin kalian semua udan paham dengan kata ganti. Pasti paham yaa.
Contoh kata ganti itu antara lain : dia, kamu, mereka. Intinya dia tuh kayak menggantikan nama sesuatu/seseorang lebih tepatnya. Nah kalau dalam bahasa inggris kata ganti itu seperti he, she it.

Lanjut..

Menurutku bahasa arab ini kayak pelajaran matematika. Dimana kita harus mengerti dan inget betul hal-hal dasarnya, baru deh kita bisa ngerti materi-materi selanjutnya.
Perlu kalian ketahui, dalam bahasa arab itu kata gantinya cukup banyak ya.. hehe
Ada sekitar 14 kata ganti.
Loh kok banyak?????

Yappp. Jawabannya simple. Karena 3 konsep dasar yang udah aku tulis di episode pertama.

Dalam bahasa arab, dibedakan mudzakkar/cowok dan muannast/cewek. Juga dibedakan jumlahnya, yakni satu, dua dan lebih dari dua (3 atau seterusnya). Oleh karena itulah kata ganti dalam bahasa arab itu gak Cuma beberapa, tapi lebih dari 10 tepatnya 14 kata ganti.

Berikut aku kasih gambaran table kenapa bisa banyak banget.


See?? Itu baru kata ganti orang kedua.


Sekarang table untuk kata ganti orang ketiga


Nah.. dari dua table diatas kita udah temuin ada 12 kata ganti. Kurang dua lagi, yaitu kata ganti untuk orang pertama. Hanya ada dua yaitu saya (اَنَا) dan kami (نَحْنُ)

Berikut aku sajikan table kata ganti secara lengkap yaa..


Oke.. kira-kira seperti penjelasanku kali ini tentang isim dhomir. Saran aja, sebaiknya kalian hafalka ini kalo belum hafal karena ini penting banget menurutku.

Sekian, semoga bermanfaat..

Wassalamualaikum… (:

Kamis, 14 Februari 2019

Ep.2 || Bahasa Arab Dasar "kalimah, jumlah, faqrah"



Assalamualaikum…

Hai temen-temen semua. Kali ini aku mau ngelanjutin penjelasanku tentang bahasa arab yaa..
Nah, di episode kali ini, aku mau kasih info tentang كلمة, جملة , و فقرة

Ini adalah bab pertama yang aku dapat di mata kuliah qowaid.
Jadi apa itu kalimah, jumlah dan faqrah?

Kalimah/كلمة (bedakan dengan kalimat), sama dengan kata. Kata sendiri dalam bahasa Indonesia artinya susunan beberapa huruf yang membentuk suatu arti atau makna. Jadi kalimah adalah susunan huruf hijaiyah yang membentuk arti.

Kalimah/kata di bahasa arab dibagi menjadi 3,:

1. Isim

Isim ialah kalimah (kata) yang menunjukkan arti atas dirinya tanpa terikat zaman/waktu.
Sederhanya isim = kata benda

Sebagai contoh, biar gak ngambang penjelasannya,,,,

كتاب    Yang artinya buku

Nah, buku itu kan ya menunjukkan arti atas dirinya, kalo dia itu tumpukan kertas yang ada tulisan-tulisan penuh makna yang dijilid jadi satu, disebutlah dia sebagai ‘buku’. Dan istilah buku ini tidak terikat oleh waktu. Di masa lampau, dia tetap buku, bentuk katanya tetap, dan di masa depan pun dia tetap buku, bentuk katanya juga tetap yakni كتاب


2.Fi’il 

Fi’il ialah kalimah (kata) yang menunjukkan arti atas dirinya dengan terikat zaman/waktu
Sederhananya, fi’il = kata kerja

kasih contoh juga nih yaa.. :

yang artinya (telah) duduk جلس

kata جلس diatas menunjukkan arti pekerjaan yaitu duduk. Nah tapi untuk kata kerja ada spesifikasi waktunya. Untuk kata جلس, ini termasuk bentuk lampau, artinya sudah dilakukan. Sedangkan kalau misal kegiatan ‘duduk’nya sedang dilakukan, atau masih akan dilakukan, dia akan berubah bentuk.
Ini bakal ada  lebih detail di episode selanjutnya yaa.. sabarr


3.Huruf
Pembagian isim yang ketiga adalah huruf.
Huruf ialah kalimah yang menunjukkan arti atas lainnya.
Yaa,, sederhananya kita bisa sebut huruf sebagai kalimah-kalimah selain dua jenis kalimah diatas (selain isim dan fi’il).

Contoh : من , الى , عن
Yang termasuk huruf ini seperti preposisi, kata penghubung. Intinya dia ini yang selain termasuk ata benda dan kata sifat.

Oke, pembahasan tentang kalimah/kata tuntas.


Sekarang kita lanjut ke جملة/jumlah
Apa itu?

جملة (jumlah) adalah susunan kata atau lebih. Sehingga jumlah = kalimat. (pake T yaa).

Jadi disini kita harus teliti, karena kalimah dalam bahasa arab itu artiya kata, sedangkan kalimat dalam bahasa arab itu disebut jumlah.
Semoga ga bingung yaaa…

Contoh deh :

جلس احمد على الكرسي
(ahmad telah duduk diatas kursi)

Nah, itu lah yang disebut jumlah/kalimat dalam bahasa arab. ga jauh beda kan sama bahasa Indonesia. Kita hanya harus sedikit teliti aja biar ga salah pengucapan dan istilah.

Untuk jumlah, ada dua jenisnya yaitu jumlah ismiyah dan jumlah fi’liyah. Pembahasan lebih lanjut tentang macam-mcam jumlah ini juga aka nada di episode selanjutnya.


Lanjut,……

Pembahasan yang terakhir yaitu فقرة

Apa itu faqrah?
Faqrah adalah sesuatu yang lebih kompleks setalah jumlah. Yapp….
Faqrah = paragraph
Jadi, susunan kalimat hingga membentuk satu kesatuan / mengandung ide pokok, itulah yang disebut faqrah (paragraph).

Contoh faqrah :

بيتي

بيتي وقع في القرية الصغيرة. بيتي كبير. في البيتي ثلاثة ابوب. 
في البيت, غرفتي وقع امام غرفة الأخي, احمد. غرفة الامي و ابي قريب من المطبخ. 
امام البيتي, زهرة و شجر كثير جد.
احب بيتي, بيتي جنتي.
Rumahku

Rumahku terletak di desa yang kecil. Rumahku besar. Di rumahku ada 3 pintu. Di rumah, kamarku terletak di depan kamar saudaraku, ahmad. Kamar ayah dan akamr ibu terletak di dekat dapur. Di depan rumah, ada bunga dan pohon yang banyak. Aku suka rumahku. Rumahku layaknya surgaku.

Nah.. itu lah contoh sederhana dari faqrah. Jadi dia terdiri dari beberapa kalimat yang punya suatu ide pokok. Contohnya seperti mendeskripsikan tentang rumah diatas.


Sekian catetan kali ini, semoga bermanfaat…😄😄

Wassalamualaikum…

Selasa, 12 Februari 2019

Ep.1 || Belajar bahasa Arab : KONSEP DASAR bahasa Arab. Bahasa arab itu mudahh

Assalamualaikum semuanya.

Kali ini aku mau nulis tentang catetan perkuliahan aku
.
Kenapa?

Yaa karna aku mau share aja sekalian buat inget-inget lagi materinya apa saja. “suatu ilmu itu harus diikat pake tulisan”. Nah berhubung tulisanku realku ga rapi-rapi amat, aku suka bingung kalo baca ulang. Dan juga suka bosen ga tertarik gitu sama tulisan sendiri. Jadilah aku memutuskan untuk nulis di blog sederhana ini. sekalian bisa sharing ke kalian..
“khoirun naas an fa’uhum linnaas”
Semoga bisa bermanfaat yaa..😊😊

Oke.. jadi di edisi kali ini, aku mau nulis tentang rangkuman belajar b.arabku selama ini. mulai dari yang sederhana banget aku bakal tulis. Semoga kalian yang suka bingung tentang bahasa arab bisa dapat pencerahan dari tulisanku yaa.

Untuk dapat mudah belajar bahasa arab. Pertama – tama kalian mesti ngerti dulu konsep dasarnya bahasa arab. biar kalian tau cara kerjanya dan ga bingung-bingung dulu kayak aku.

Ada beberapa konsep dasar bahasa arab :

Yang pertama, bahasa arab itu dibedain jenis nya. ada jenis cowok dan cewek. Selalu. Always. Kalian harus inget ini ya. 😉

Nama benda, angka, warna, kata sifat, sampai kata kerja semuanya nanti pasti ada versi cewek dan versi cowok. Jangan tanyakan kenapa, karna aku juga belum mneliti alasannya. Hmmm…

Dalam bahasa arab untuk mereka yang berjenis laki-laki/cowok, istilahnya mudzakkar. Dan kalau yang cewek/perempuan, istilahnya muannats. Umumnya cara membedakan antara mudzakkar/laki-laki dan muannast/cewek ini cukup mudah. Biasanya untuk muannast/cewek diakhir katanya ditambahi huruf ta’ marbutoh (dulu aku nyebutnya ta’ bunder).

 Sebagai contoh :

مُسْلِمٌ =orang muslim (laki-laki)
مُسْلِمَةٌ =orang muslimah (perempuan)

Yang kedua, bahasa arab itu dibedain jumlahnya. Ada satu, dua, dan lebih dari dua.

Kalo kita bedain di bahasa inggris kan Cuma ada satu dan jamak/lebih dari satu. Kalo di bahasa arab itu beda. Ada 3 jenis (dari sisi jumlah), yaa itu tadi, jumlah 1, jumlah 2 dan jumlah 3(jamak/lebih dari dua).
Untuk yang jumlahnya satu disebut mufrod (مفرد)  . kemudian yang jumlahnya dua disebut mutsanna (مثني)  . dan untuk yang jumlahnya 3/lebih dari 2 disebut jamak (جمع) .

Sebagai contoh :
Muslim lk (1  orang) = مسلم
Muslim lk (2 orang ) =مسلمان
Muslim lk (3 orang ) =مسلمون

Lanjut yang ketiga
Beda bahasa Arab degan b.inggris yang lain yaitu dari segi masanya. Dalam b.inggris kita tahu kan bahwa ada 3 masa, yaitu yang lalu (past), sekarang (now), dan yang akan datang (future).
Kalau di bahasa arab hanya ada dua masa, yaitu yang lalu (ماضى), dan sekarang/akan datang (مضارع). Jadi dalam bahasa arab itu masa sekarang dan akan datang itu sama bentuknya, ga dibedain seperti di bahasa inggris.

Nah ketiga konsep dasar yang sudah aku rangkum itulah nanti yang akan sangat berpengaruh pada aturan-aturan bahasa arab selanjutnya. Makanya aku pikir ini penting banget sebagai awal dan dasar pemahaman kalian kalau kalian pengen ngerti bahasa arab, khususnya dalam struktur bahasanya.😄

Oke yang terakhir mungkin aku mau nambahin, dalam bahasa arab juga akan ada I’rab.

I’rab adalah harokat di akhir kata. Jadi pemahaman tentang I’rab ini juga sangat penting menurutku karna beda harokat aja akan bisa merubah makna arti. Ilmu tentang I’rab biasa disebut nahwu.

Mungkin untuk sekarang cukup itu dulu. Nantinya aku akan tulis lagi lanjutannya secara lengkap dan bertahap yaa. Stay tuned di blog aku. 😺

Kalau kalian merasa terbantu dengan tulisan ini, jangan lupa share ke teman kalian/ medsos kalian, biar yang lain ikut kebantu juga.
“aku tau rasanya ga ngerti bahasa arab, apalagi kalau di sekolah ada mapel bahasa arab dan kalian ga ngerti sama sekali huhu. Untuk itulah aku pengen berbagi dan membantu”

Sekian..
Wassalamualaikum..